Menulis Cara Gue dan #30DWC

Karya-karya fiksi menjadi salah satu bacaan yang saya sukai. Buku-buku John Grisham, Tere Liye, Kang Abik, Afifah Afra dan yang lainnya tuntas saya baca. Ada keinginan untuk menulis fiksi seperti mereka. Namun, untuk menuliskannya saat tidak lihai.Saya bukan orang yang romantis. Saya tak mampu membuat kata-kata indah yang bisa membuat hati wanita meleleh dan jiwanya terbang ke angkasa. He he he…

Pun dengan karya-karya non fiksi, sayapun suka. Buku-buku Prof. Rhenald Kasali saya beli dan baca (baru dua sih, Cracking Zone dan Camera Branding).  Juga buku non fiksi dengan berbagai tema lainnya saya coba membaca. Namun, untuk menuliskannya sayapun belum selincah mereka.

Lalu, blog-blog yang bertebaran di internet, sayapun suka baca. Ada “Padepokan” Budi Raharjo, Bang Roni Yuzirman, Yuswohady hingga terakhir Brili Agung dan Rezky Firmansyah beberapa saya cermati. Namun, untuk menuangkan kata seperti mereka, sepertinya juga tak kuasa.

Akhirnya, menulislah saya apa adanya. Menulis cara gue.

Tulisan yang asal-asalan, banyak salah di PUEBI dan KBBI nya. Kadang pemilihan diksinya pun terasa hambar.

Tapi, tak mengapa…. Menulis sajalah…. Terpenting, curahan hari ini tersalurkan secara positif. Cuek aja gitu loch …

 

#30DWC

Alhamdulillah, akhirnya sampai sudah saya di hari ke 30 alias hari terakhir #30DWC jilid 11 kali ini. Tantangan jilid 11 ini bagi saya lebih berat daripada jilid 10 kemarin. Setelah jilid 10 saya bisa selalu hijau ladangnya selama 30 hari, di jilid 11 ini banyak menguningnya. Bahkan 3 hari terakhir malah memerah.  Semoga ini menjadi pembelajaran bagi saya, terutama apabila nanti melanjutkan di edisi jilid 12.

Mengikuti ajang #30DWC bagi saya semata-mata adalah untuk melatih kebiasaan menulis saya. Namun, kata mentor, naik kelas dong ! Wah, pingin sebenarnya.

But, jalani saja dulu dech. Yang terpenting terus berproses dan bertumbuh.

Trus… sudah dulu dech. Udah Mentok. Nulis borongan 3 hari. Ha ha ha…

***

Terakhir, terima kasih untuk seluruh mentor dan fasilitator #30DWC ini. Keren dah pokoknya… Trus, terima kasih kepada semua teman-teman #30DWC Jilid 11 atas kebersamaannya. Dan khususnya, teman-teman SQUAD 8, kalian luar biasa. Saya banyak belajar dari kalian. Keep writing and keep growing… Maafkan jika ada yang tidak berkenan selama ini. Sampai jumpa di edisi #30DWC berikutnya, KECE, KETIK atau bahkan MMO dan BBC. Semoga…

Menulislah….

Tulislah hal-hal yang sifatnya membangun dan positif hingga mampu menginspirasi, meski hanya untukmu sendiri.

Selamat malam…

– Kendal, 20 Pebruari 2018 

#30dayswritingchallenge #30DWC #30DWCjilid11 #squad8 #day30

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: