Feedback

Beberapa informasi yang viral di media akhir-akhir ini terkait guru begitu memprihatinkan. Seakan-akan tidak ada hentinya berita yang memberitakan perihal profesi yang satu ini. Sayang, beritanya negatif.

Menjadi seorang guru apalagi di jaman sekarang memang tidak mudah. Tuntutannya jauh lebih berat, meskipun sebenarnya tuntutan guru pada periode yang lalu juga tidak kalah berat. Hanya bentuk permasalahan dan obyek siswa didiknya yang bertransformasi mengikuti jamannya.

Semoga saja pemerintah selaku institusi yang berwenang bisa segera mengurai benang permasalahan dunia pendidikan saat ini.

Namun, itu semua bukan hanya tugas pemerintah saja. Perlu adanya sinergitas antar komponen bangsa baik legislatif, eksekutif, tokoh masyarakat dan elemen terkait lainnya termasuk orang tua.

Semoga semuanya bisa duduk bersama. Kesampingkan perbedaan-perbedaan  yang selama ini menjadi pembatas. Mulailah bertolak dari satu hal yang disepakati. Ya, menurut saya hal satu ini menjadi isu yang bisa menyatukan.

Selain itu, ada satu hadist Rasulullah SAW yang barangkali bisa menjadi rujukan bagi siapa saja.

“Ajarilah anak-anakmu sesuai dengan zamannya, karena mereka hidup di zaman mereka bukan pada zamanmu. Sesungguhnya mereka diciptakan untuk zamannya, sedangkan kalian diciptakan untuk zaman kalian”

Hadis tersebut di atas menunjukkan bahwa ada dinamisasi dalam ilmu pengetahuan dan proses pembelajaran. Semuanya menyesuaikan diri dengan jaman masing-masing.

Learning point dari hadist tersebut adalah proses inovasi pembelajaran, evaluasi dan hal terkait lainnya perlu terus dilakukan. Never ending learning and innovation. Bagi siapa saja, termasuk guru.

Ada cerita menarik yang saya peroleh dari presentasi Bill Gates di forum TEDX.

Selama ini kita mengira bahwa permasalahan pendidikan dan pengajaran yang dilakukan oleh guru hanya terjadi di negara-negara berkembang. Ternyata tidak. Permasalahan itu juga terjadi di Amerika, negara maju.

Bill Gates ternyata juga orang yang concern terhadap dunia pendidikan.  Dia melihat ada problem besar di dunia pendidikan Amerika Serikat. Yaitu minimnya feedback yang sifatnya membangun bagi guru dimana hampir 98 persen guru hanya mendapatkan komentar dengan satu kata “memuaskan”.

Menurutnya, jika feedback yang diberikan adalah “memuaskan” maka bagi individu yang diberikan feedback kebanyakan tidak ingin menjadi lebih baik. Sudah puas dengan kondisi saat itu. Menikmati zona nyamannya.

(Selengkapnya silahkan disimak di videonya berjudul ”Teachers need real feedback”. He he he…)

***

Kesimpulannya adalah bahwa kita (dalam hal ini guru) dan bagi siapa saja perlu untuk diberikan feedback dan saran. Sebab selalu saja ada permasalahan baru yang akan dihadapi oleh kita di setiap jaman yang berbeda.

Marilah kita senantiasa menjadi pembelajar sejati, apapun profesi kita. Dan kita juga harus siap dengan segala macam kritik dan saran dari siapa saja. Terimalah dengan lapang dada, karena itu akan menjadikan kita lebih baik dan mendewasakan kita.

Selamat pagi…

 

– Kendal, 17 Pebruari 2018 

#30dayswritingchallenge #30DWC #30DWCjilid11 #squad8 #day26

< Maaf sekenanya, fast writing soalnya. Maklum, manusia deadline… ha ha ha…>

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: