Kartu Tol Elektronik (1)

Saya sedang tidak akan membicarakan satu topik yang sempat dibahas di lini masa twitter kemarin, cuitan dari adalah satu penulis yang bukunya best seller waktu saya kuliah dulu, Ku Pinang Engkau dengan Hamdalah. Saya tidak akan berdebat masalah tersebut, karena saya tidak memahami duduk permasalahan yang sebenarnya.

Hanya saja, topik yang akan saya bahas disini kebetulan terkait dengan benda yang sedang ngetren saat ini, kartu tol elektronik alias e-toll.

Ini bukan curhatan semata, namun saya berharap dapat menjadi pelajaran bagi anda yang berkenan membaca tulisan ini.

***

Hari ini saya mendapat kabar ibu dari salah satu tetangga saya meninggal dunia. Setelah berkoordinasi dengan beberapa tetangga, disepakati untuk takziyah ke sana (Sragen, red). Disatu sisi, kami juga harus segera sampai ke rumah kembali dikarenakan tetangga yang lain menikahkan puterinya. Bakda isya. Kamipun segera berangkat sepagi mungkin, agar tidak terjebak macet di jalan.

Kebetulan saya yang menyetir. Sayangnya, kartu tol saya tercecer/terselip entah kemana. Sudah saya cari sama istri beberapa lama, tidak ketemu juga.

Akhirnya, saya putuskan untuk segera berangkat dengan harapan bisa membeli di indomaret/alfamart yang nantinya akan kami lewati. Lewat jalan tol menjadi salah satu alternatif tercepat agar kami bisa takziyah sekaligus bisa menghadiri akad nikah puteri tetangga.

Satu gerai saya datangi, ternyata stok kartu e toll nya kosong. Ke gerai lain, ternyata sama juga. Hingga gerai demi gerai, jumlahnya lebih dari sepuluh kalo tidak salah. Jawabannya sama. Sempat emosi juga saya meskipun tidak saya lampiaskan ke kasir yang saya jumpai. Jadinya hanya menggerutu dalam hati.

Akhirnya ada salah satu kasir yang menyarankan agar ke BRI saja, biasanya ready.

Segera saya cari di tempat yang disarankan dan alhamdulillah ada. 20 ribu rupiah harganya. Namun sayang, ketika hendak melakukan pengisian ulang, berkali-kali gagal. Hingga kalimat itu muncul… “maaf Pak, sistem sedang trouble”.

Ya sudah, yang penting dapat kartu …

(bersambung)

– Kendal, 27122017

 

RealBattleforWritingJourney #02

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: