SIHIR EDITOR

Buku itu milikmu. Yang aku mau hanya menyampaikan karyamu kepada publik dalam bentuk yang terbaik. Tugasku, tugasku satu-satunya yaitu untuk memberikan buku bagus ke tangan para pembaca. – MAX

New York, 1929. Pada suatu hari hujan mendera saat itu. Lalu Lalang orang berpayung yang sedang beraktifitas seakan mengabaikan seseorang yang tengah berdiri gelisah di bawah tiang. Tatapan tajam matanya terus mengarah ke gedung bertingkat di seberangnya, Charles Scribner’s & Son, sebuah penerbit dan penjual buku yang telah berdiri semenjak tahun 1846. Tatapan wajahnya nampak berharap dan seakan terus merapalkan doa. Sebuah pengharapan. Entah sudah berapa batang rokok dihabiskannya, itu terlihat dari puntung rokok yang berserakan di bawah kakinya. Menggambarkan betapa gelisahnya dia. Dan air hujanpun terus membasahi tubuhnya.

Sementara di gedung tersebut nampak seorang tua tengah serius memberikan coretan-coretan diatas lembaran kertas dihadapannya. Ilustrasi deretan buku dibelakangnya menunjukkan kapasitas siapa orang yang tengah bekerja tersebut. Karya-karya F.Scot Fitzgerald semacam The Beautiful and Damned, The Side of Paradise dan The Great Gatsby terpajang disana. Nampak pula The Sun Also Rises karya Ernest Hemingway.

Sampailah ketika seseorang mengantarkan setumpuk tebal kertas yang bertalikan rafia kepadanya. Setumpuk kertas yang sudah ditolak oleh seluruh penerbit di New York saat itu. Yang tadinya di sangka berspasi dua ternyata berspasikan satu. Menarik? Barangkali tidak, itulah mengapa semua penerbit menolaknya. Unik? Bisa jadi.

Akhirnya Pak tua mengambil tumpukan kertas tersebut dan mulai membacanya. Karya yang di buat orang seorang yang tengah berdiri mematung di luar gedung tadi telah membiusnya. Lembar demi lembar di bacanya tanpa henti hingga kertas terakhir !

***

Itulah sekilas ilustrasi awal salah satu film yang pernah saya lihat dan membekas di benak saya. Film yang bergenre drama biografi tersebut dirilis tahun 2016 kemarin dan diadaptasi dari kisah nyata yang dituangkan dalam buku pemenang National Book Award tahun 1978 berjudul “ Max Perkins: Editor of Genius” karya A. Scott Berg. Seorang penulis biografi dan jurnalis lulusan Princeton University  dan pernah dianugerahi penghargaan Pulitzer, sebuah penghargaan tertinggi bagi insan jurnalistik di Amerika Serikat.

Peran Vital Editor

Satu pelajaran penting yang dapat diambil dari film tersebut adalah arti pentingnya seorang editor. Sihir seorang editor mutlak diperlukan bagi seorang penulis. Kesuksesan sebuah buku tidak hanya dari peran penulisnya saja namun juga ada peran dari editornya. Editor merupakan orang yang membentuk kumpulan kata-kata menjadi penjualan terlaris di pasaran. Tak kasat mata, namun nyata hasilnya.

Di Indonesia sendiri menurut saya, peran editor belum mendapatkan posisi yang layak mengingat peranannya yang sangat penting tersebut. Sebuah data yang diperoleh dari Buku Pintar Penyuntingan Naskah  tulisan Pamusuk Eneste, menunjukkan bahwa dari 3000 judul buku pelajaran yang diterbitkan swasta, hanya 40 % di antaranya yang dikategorikan laik guna. Artinya, sebagian besar buku yang diterbitkan terebut mutunya masih rendah. Oleh Karena itu perlu dilahirkan editor-editor handal di Indonesia di masa mendatang untuk meningkatkan kualitas buku yang diterbitkan.

Akhirnya…

Bagi orang yang berprofesi sebagai editor, menurut saya harus menyempatkan diri untuk menonton film bagus ini. Pun bagi orang yang bercita-cita menjadi seorang penulis, sangat dianjurkan untuk menyimaknya.

Oiya, judul filmya adalah GENIUS.

– Kendal, 20122017

#30DWC_Jilid10_Squad7_Day25

#Challenge : KERTAS

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: