Motor Tua, Riba dan Rejeki

Memiliki sepeda motor tentu menjadi salah satu keinginan kita di jaman sekarang yang inginnya serba cepat. Bagi yang memiliki aktivitas yang jaraknya jauh tentu dengannya akan sangat membantu. Untuk yang memiliki usaha berjualan berkeliling tentunya juga sangat memudahkan. Ada yang memiliki sepeda motor hanya untuk hobi. Adapula yang memiliki sepeda motor hanya untuk menghindari jalan kaki. Praktis saja, cepat dan tidak capek (Permasalahan jalan kaki ini memang unik, insya Allah saya akan menuangkannya dalam tulisan tersendiri).

Selanjutnya, maraknya moda transportasi online (gojek, grab,dll) juga ikut memicu orang untuk menggunakan sepeda motor karena dirasa mudah, nyaman dan transparan. Sedangkan di sisi lain akan menjadi sumber rejeki tersendiri bagi pemilik kendaraan. Bahkan, selain rejeki dari orang yang memakai jasanya, sudah banyak kita temui sepeda motor yang bagian belakangnya digunakan untuk area iklan, semacam shopee. Itu di daerah saya yang termasuk kota kecil, hinterland-nya Kota Semarang.  Apalagi di kota-kota besar semacam Jakarta, Bandung dan Surabaya. Tentu lebih marak lagi.

Tahukah anda bahwa supaya bisa terpasang iklan itu tidak sembarang motor dapat menggunakannya? Dari informasi yang saya peroleh ternyata ada persyaratan umur kendaraannya lho. Kalo tidak salah harus kurang dari 3 tahun. Wah, saya tidak bisa memakainya dong. Khan motor saya jadul.

Motor Tua

Ya, kebetulan motor yang saya miliki adalah motor jadul alias sudah tua. Grand buatan tahun 1996, artinya diproduksi saat saya masih kelas 2 SMA. Meskipun saya memilikinya juga belum lama, kisaran dua tahun terakhir.

Agar kita dapat memilikinya, maka saat ini banyak tawaran kemudahan untuk memilikinya. DP 0 %, cicilan ringan, hadiah langsung, undian menarik dan sebagainya ditawarkan tanpa ampun kepada kita. Iklan bertebaran dimana-mana bahkan sampai di keramaianpun kita tidak lepas dari rayuan yang dituliskan melalui brosur-brosur yang disebarkan.

Namun, saya mempunyai prinsip ketika membeli barang adalah dilihat dari sisi fungsionalnya dulu. Itulah mengapa saya memutuskan untuk membeli motor tua tersebut. Dan harganya cukup murah bagi saya, sekitar dua jutaan. Cash, dari mengumpulkan sedikit demi sedikit dan upaya untuk menahan diri antara keinginan dan kebutuhan. Sayapun tidak perlu dipusingkan dengan cicilan setiap bulannya. Alhamdulillah.

Meskipun tua, alhamdulillah selama 2 tahun terakhir si “dia” tidak pernah rewel meskipun saya termasuk orang yang tidak begitu paham mesin dan telaten dalam merawatnya. Bahkan dari sisi pengeluaran bahan bakar, motor ini relatif hemat.

Riba

Selain mempertimbangkan aspek fungsionalitas, tentu kami berupaya untuk menghindari riba. Sudah banyak gerakan-gerakan yang mensosialisasikan bahayanya riba dan salah satunya di gagas oleh Mas Saptuari. Banyak kisah yang beliau contohkan baik akibat dari riba ataupun kisah orang-orang yang bisa terbebas dari riba di channel telegram atau di postingan facebooknya.

Oleh sebab itu…

Lebih baik motor saya butut tapi menentramkan bagi saya. Sebab, banyak saya temui orang-orang yang motornya harus di ambil paksa oleh debt collector di pinggir jalan akibat tunggakan cicilan.

Lebih baik motor saya tidak “mbois” tapi bisa membantu menyelesaikan urusan-urusan saya.

Memang, masalah riba ini masih debatable di masyarakat. Namun saya meyakini untuk menghindarinya.

Saya sedang berproses kesana. Setidaknya saya sedang berikhtiar kesana.

Rejeki

Dengan menjauhi riba, saya merasa banyak kemudahan-kemudahan yang diberikan oleh Allah. Rejeki selalu saja datang dari arah yang tidak disangka-sangka. Dan rejeki itu tidak semata dalam bentuk materi, namun kesehatan, anak yang mudah diarahkan dan jiwa tenang juga merupakan bentuk rejeki tersendiri.

Semoga saya senantiasa berusaha mencari rejeki yang halal dan bisa mengindari riba.

– Kendal, 18122017

#30WDC_Jilid10_Squad7_Day23

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: